Jumat, 05 Maret 2010

JAWABAN UNTUK R SISWA KELAS VII

Pertanyaan seorang siswa SMPN 2 kelas VII melalui SMS di no Hp 0819 3113 4646
pa , Nie R dari Kelas 7, pa R nie lagi dalam kekalutan, sy g tau apa tujuan hidup sy…….
Apa yg harus sy lakuin… sbenernya apa cih yg smua orank cari dari kehidupan nie ? sy bingung bnget pa…Klo ngebayangin ni semua ky nya sy ga kuat bila harus hidup di khidupan yg banyak cobaan ini, klo sy bisa memilih sy mending akhirin kehidupan ini !
Reply sms aa Asep
R ke sekolah aja ngobrol ama bp ( saat itu aa asep sdg latihan nasyid )

Reply jawaban sms dari R
Jujur pa sy belum berani kalo harus ngomong face to face, menurut Bp arti hidup nie apa sih, Terus apa yg harus kita lakukan d hidup nie? Apa harus kita jadi yang terbaik? Kenapa sih sy ga bisa kaya N, yg pinter, baik ?
( identitas penanya diketahui oleh aa asep)
Aa Asep menjawab :
Subhanallah, menurut aa asep ananda luar biasa, pertanyaan ananda menunjukkan bahwa ananda adalah anak yang ingin membahagiakan orang tua, cobalah simak ayat Al Quran berikut

56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. ( QS.Ad Dzariyat 56 )
Jelas sekali bahwa Allah menciptakan kita untuk mengabdi kepada-Nya melalui pelaksanaan ibadaah. Ibadah dalam arti umum dapat diartikan segala sesuatu yg dilakukan dalam rangka mencari ridho Allah maka bernilai ibadah. Karena itu
1. Teruslah berusaha mendekatkan diri kepada Allah lewat pelaksanaan ritual Ibadah ( shalat 5 waktu dijaga, jalankan ibadah2 yg lain, tadarus, dhuha, tahajud, sedekah dan yg lainnya ananda tahukan
2. Setiap kali ananda melakukan sesuatu niatkan untuk mencari ridho Allah, bila ananda melakukan sesuatu jgn bosan tanyakan “Allah ridho atau tidak” Menuntut ilmu hukumnya wajib, bila ananda menuntut ilmu Allah pasti akan ridho tapi bila selama menjalaninya anada selalu mencontek, ga pernah ngerjakan PR misalnya , kira-kira Allah ridho apa tidak
3. BIla apa yang di dengar, apa yg di lihat ,apa yg di baca, apa yg di ucapkan,apa yg dilakukan,tidak membuat ananda semakin dekat dengan Allah maka tinggalkanlah. Cobalah ananda lakukan 3 hal diatas, insya Allah nanti Allah akan bukakan hati ananda yg akan membuat ananda mengerti apa tujuan hidup, apa arti hidup, apa yg kita cari dalam hidup, apa yg kita lakukan dalam hidup. Ridho Allah nak intinya, karena kita semua berasal dari Allah dan kembali pd Allah. Kalo ingin jadi yg terbaik, jadilah yg terbaik dalam pandangan Allah pasti Allah akan jadikan kita terbaik dalam pandangan manusia. ( saat ini Aa ASEP sedang menempuh Program Pasca Sarjana (S2) Jurusan Pendidikan Islam Konsentrasi Psikologi Pendidikan Islam di IAIN Syech Nurjati Cirebon


Selengkapnya...

Jumat, 26 Februari 2010

JAWABAN UNTUK DEAN MUHAMMAD A

TANYA : pa' doa yang lebih sering di kabulkan oleh allah, itu doa yang bagaimana?
JAWAB : Terima Kasih ananda Dean Muhammad, pertanyaan ananda menunjukkan kerinduan ananda akan belaian kasih sayang Allah lewat jawaban atas permohonan yang ananda ajukan pada Allah silahkan ananda simak jawaban dari aa Asep


60. dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[1326] akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina" ( QS.Al Mu'Min : 60 )[1326] Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku.

186. dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.( QS.Al baqarah : 186 )

Dari Abi Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw bahwa Alloh Azza wa Jalla berfirman : Aku tergantung sangkaan hamba, dan Aku bersamanya ketika ia berdzikir kepada-Ku. Jika ia mengingat Aku, maka Aku mengingatnya dalam Dzat-Ku. Jika mengingat-Ku dalam sekumpulan, maka Aku mengingatnya dalam kumpulan itu. Mere. lebih baik dari mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, aku mendekat kepadannya satu hasta. Jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika, ia mendatangi Aku dengan jalan kaki, Aku datangi dia dengan berlari. (HR. Muslim)

Dari ayat dan hadist di atas kita bisa mengambil beberapa kesimpulan agar Doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah maka
1. Berdoalah dengan disertai keyakinan bahwa Doa yang dipanjatkan pasti akan dikabul, ini mutlak dan syarat utama dan pertama. bila kita kita berdoa dan diawali dengan perasaan bahwa doa kita tidak akan di kabul maka ya tidak dikabul
2. Berdoalah dengan penuh Keikhlasan dan kesungguhan dalam bingkai ketawadhuan serta me libatkan hati ketika berdoa. Kata Rasulullah SAW, ''Jika kalian berdoa, memintalah kepada Allah ta'ala. Mintalah dengan disertai keyakinan bahwa permintaan kalian akan dipenuhi (dikabulkan), karena sesungguhnya Allah ta'ala tiada akan mengabulkan doa hamba yang lalai.'' (HR Ahmad).
3. Berdoalah Untuk kebaikan. Rasulullah SAW bersabda, ''Doa seorang hamba akan tetap dikabulkan selama tidak berdoa untuk sesuatu dosa atau untuk memutus silaturahim.'' (HR Muslim)
4. Menjaga tubuh dari makanan, minuman , pakaian yang haram
Dari Ibnu Abbas ra berkata: Aku membaca ayat ini. Kemudian Nabi saw bersabda : manusia makanlah oleh kalian dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan ba Kemudian Sa 'ad bin Abi Waqash berkata : Ya RasulAlloh do 'akanlah hamba agar menjadi, orang yang do 'anya dikabul. Nabi saw menjawab : Hai Sa 'ad apiklah kamu dalam makan, kamu akan menjadi menusia yang do 'anya dikabul. Demi diri Muhammad yang a pada kekuasan-Nya, sesungguhnya seseorang yang memasukkan sesuap makanan ya haram ke dalam mulutnya, maka tidak akan dikabul darinya selama 40 hari. Dan bara siapa yang tubuhnya tumbuh dari menipu dan riba, maka neraka yang paling pas! baginya. (HR.Ath-Thabrani- AI-Mu 'jamul Ausat VI:311)
5. Awali dan akhiri dengan membaca shalawat Nabi SAW. Hal ini berdasarkan sabda beliau sendiri, ''Setiap doa tertahan hingga diucapkannya shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.'' (Hadis shahih dari Al-Jami'us Shaghir: 4399)
6. Berusahalah menjadi seorang hamba yang selalu menjalankan apa yang diperintahkan oleh agama dan menjauhi semua larangannya. Sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam surat Al-Baqarah: 186
sebagai penutup ingtalah hadist Nabi berikut
Tidak berdo'a seorang muslim dengan suatu do'a yang do'anya itu tidak dicampuri sesuatu maksud jahat atau memutuskan silaturahmi, melainkan pastilah do'a itu diperkenankan Tuhan dengan memenuhi satu dari tiga cara. Ada kalanya do'a itu diterima dengan segera, adakalanya disimpan dahulu untuk persediaannya di akhirat, dan adakalanya dipalingkan daripadanya kejahatan yang seumpamanya"
Jabir ra., meriwayatkan, aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda:
"Tidaklah seseorang berdo'a dengan sesuatu do'a, melainkan Allah Swt memberikan sesuai dengan permohonannya itu, melainkan dijauhkan dari kesusahan. Asalkan dia tidak berdo'a untuk kejahatan atau untuk memutuskan silaturahmi."
Anas ra., meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw bersabda:
"....bahwa Allah Swt menerima do'a orang yang berdo'a, atau diganti untuknya, atau dipalingkan dari kesulitan yang semisalnya, atau dihapuskan dosa-dosanya."
Diriwayatkan bahwa di akhirat nanti ada seseorang yang terkejut menerima sejumlah karunia yang tidak dikira-kira banyaknya dan tidak sesuai sekali dengan amal ibadahnya dikala dia hidup di dunia. Diapun bertanya kepada Allah Swt: "Wahai Tuhan, darimana ini semua?". Allah menjawab, "Bukankah Aku telah memerintahkan engkau agar meminta kepadaKu apa saja di dunia ?", dan orang itu berkata, "Betul ya Tuhanku." Maka Allah Swt menerangkannya "Apa yang engkau mohonkan di dunia itu adalah baru sedikit, Kuberikan kini sisanya. Kuserahkan di akhirat," akhirnya orang itu berkata, "Alangkah baiknya jika sekiranya Tuhan memberikan segala yang kuminta itu di akhirat saja, tidak usah di dunia."
jadi teruslah BERDOA, JANGAN PERNAH MERASA LELAH BERDOA, DAN BIARKANLAH ALLAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK KITA, Allah sangat sayang hambaNya yang MENJADIKAN ALLAH sebagai tempat meminta
Berkeluh kesah kepada manusia hanya membuat kita semakin hina dalam pandangan manusia dan Allah, berkeluh kesahlah pada Allah maka Allah akan mengangkat derajat kita, menyelesaikan masalah kita dan membuat kita semakin mulia di hadapan manusia

Selengkapnya...

Senin, 22 Februari 2010

JAWABAN UNTUK SHELA

Terima kasih untuk Shela sudah mau berbagi dengan bapa, kurang lebih pertanyaannya seperti ini,
Assalammualaikum pa ?
Pa saya mau nanya -?
Gi mana si pa caranya ngilangin kebiasaan untuk tdk ngomong kasar ( kirik )?
saya tu pa kena marah terus sama guru guru - Padahal saya udah janji ke diri sendiri untuk tdk ngmng kasar ( kirik ),
Huhhft pa , Gi mana donk pa ?
Tolong bntu saya a pa ! :-(

Aa Asep menjawab :
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Ananda Shela yang bapak banggakan, pertanyaan yang ananda ajukan menunjukkan ada keingianan yang cukup kuat dari diri ananda, dan sangat bersyukur memiliki siswa seperti shela tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan buruk termasuk kebiasaan berkata kotor, perlu tekad dan perjuangan, RIYADAH namanya, luruskan niat dan awali riyadah dengan
1. menyadari dampak negatif dari ucapan kotor 2. setiap kali terlanjur berkata kotor ucapkan istighfar ( Allah maha pengampun, asalkan kita bertekad untuk tidak mengulangi lagi )
3. mulai saat ini paksa dan kendalikan mulut kita untuk tidak mengucapkan kata-kata kotor
4. mohonlah ( setelah sholat, tadarus misalnya ) kepada Allah agar diberikan kekuatan mengendalikan lisan kita ( mulut kita) cobalah insya Allah bisa. Dari pengamatan yg aa lihat, ananda sebenarnya siswa yang baik, hanya salah memilih teman, sehingga terpengaruh oleh perilaku dan ucapan dari teman ananda. Cobalah mulai saat ini bergaul dengan teman yang berahlaq baik agar ananda menjadi baik.

Selengkapnya...

Sabtu, 20 Februari 2010

ORIENTASI PASCA SARJANA

Sabtu, 20 Februari 2010
ORIENTASI PASCA SARJANA
Ada yang menarik dari orientasi Pasca Sarjana IAIN SYECH NURJATI dikutipnya beberapa pernyataan dari kitab Talim muta'alim oleh Profesor.Dr.H Adang Djumhur S,M.Ag,sebagai pembuka pembicaraan awal dari kegiatan orientasi tersebut, gaya profesor Adang yang khas santai tetapi dalam membuat saya ingin sekali mengetahui lebih dalam kitab tersebut, dengan harapan ini merupakan awal yang baik bagi saya memulai study S2 di Program Pasca Sarjana IAIN Syech Nurjati Cirebon



Ibadah sebagaimana amal-amal lain, ada permulaannya, prosesnya dan akhirnya. Masing-masing menghajatkan pada pemenuhan aturan main yang telah ditetapkan agar yang dilakukannya tidak sia-sia dan sah adanya. Apalagi amal ibadah yang bernama tholabil ilmi menempati peringkat diatas qiyamil lail dan puasa sunnah, mengapa? Ya, karena ilmu itulah yang mengantar orang terhormat dan mulia disisi Allah oleh karena ketakwaan, "Inna akromakum 'indallohi atqaakum". Ilmu adalah wasilah untuk takwa dan takwa adalah wasilah mulia 'indallah. Yang mulia 'indalloh tentu mulia 'nda siwahu min kholqihi.
Ilmu yang menjadi washilah kepada takwa itulah yang dapat disebut sebagai ilmu nafi' wa muntafa' bih (ilmu yang bermanfaat). Mencari Ilmu harus dengan niat menghilangkan kebodohan untuk selanjutnya menggapai ridha Allah.Ilmu yang kelak diperoleh harus mejadi wasilah menuju kepada takwa, yang tentu akan mengangkat derajat mulia disisi Allah
Dalam kitab “Ta‘lîm al-Muta‘allim”, Syaikh Hammad bin Ibrahim al-Anshari membacakan sebuah syair kepada Syaikh az-Zarnuji tentang bagaimana harus menuntut ilmu.

مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِلْمَعَادِ * فَازَ بِفَضْلٍ مِنَ الرَّشَادِ
فَيَا لِخُسْرَانِ طاَلِبِـيْهِ * لِنَيْلِ فَضْلٍ مِنَ الْعِـبَادِ

Siapa mencari ilmu karena akhirat
Maka ia mendapat keutamaan dari Yang Maha Pemberi Petunjuk

Maka lihatlah kerugian orang yang mencari ilmu
Karena mencari keutamaan dari sesama hamba
Rasulullah Muhammad saw. juga mengingatkan kita :

مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيُجَارِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ لِيُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ أَوْ يَصْرِفَ بِهِ وُجُوْهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللهُ النَّارَ

Siapa menuntut ilmu untuk mendebat ulama (karena riya’ dan harga diri), atau untuk mempecundangi orang-orang bodoh, atau untuk memalingkan muka orang-orang ke arah dirinya (sehingga namanya terkenal sebagai orang alim), maka niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam neraka.
(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Imam Syafi‘i pernah menggubah kata-kata bersayap, “Aku mengeluh pada guruku tentang kelemahan hapalanku, maka dituntunnya aku agar meninggalkan kemaksiatan. Diajarkannya kepadaku bahwa ilmu adalah cahaya, sedang cahaya Allah tidak dianugerahkan kepada si durhaka.”

Ja‘far ash-Shadiq menuturkan, “Pengetahuan bukanlah apa yang diperoleh melalui proses belajar-mengajar, tetapi cahaya yang ditampakkan Tuhan ke dalam hati orang-orang yang dikehendaki-Nya.”
Agar selalu berada di jalan keilmuan dan ketakwaan, marilah kita bersama-sama berdoa kepada Allah :

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فَهْمَ النَّبِيِّـيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ. اللَّهُمَّ اغْـنِنَا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنَا بِالْحِلْمِ وَاكْرِمْناَ بِالتَّقْوَى وَجَمِّلْناَ بِالْعَافِيَةِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, kami bermohon kepada-Mu pemahaman yang Engkau anugerahkan kepada para nabi dan daya hapal yang Engkau berikan kepada para rasul. Ya Allah, perkayalah kami dengan ilmu, hiasilah kami dengan kelapangan dada, muliakanlah kami dengan takwa, serta perindahlah kami dengan afiat, demi rahmat-Mu wahai Allah Yang Maha Pengasih di atas segala pengasih, amin.




Selengkapnya...